Untukmu dan Untuk Rabbku

Hampir setahun sudah tak tersa kau telah meninggalkanku... Meninggalkan kami lebih tepatnya.

Kau tau? Banyak hal yang kami alami disini. Sedihnya ditinggalkan dan keharusan menghadapi kenyataan.

Kau tau? Aku pun rindu saat ini, kami pun rindu. Tapi rinduku hanya dapat tertuang di rangkaian doa yg kerap ku baca selepas menjalani kewajiban.

Kau tau? Aku merasa selepas kau tinggalkan banyak sekali hal baru yang aku dapati, banyak sekali kenyataan yg harus ku jalani, dan banyak sekali kewajiban yang harus dipenuhi.

Kau tau? Aku merasa banyak sekali hal yang menimpa diriku. Apalagi saat ini. Aku  membutuhkanmu, aku ingin bercerita. Aku membutuhkanmu, aku ingin mencari jalan keluar. Aku membutuhkanmu, karena kutau dan kusadar bahwa aku tak bisa hidup tanpamu, tapi saat ini ku harus hidup tanpamu

Kau tau? Aku takut bercerita tentang masalahku ke mereka. Aku takut menambah beban mereka. Aku takut tak ada jalan keluar. Aku takut dengan kenyataan yg menimpa saat ini. Dan aku takut dengan segala ketakutanku.

Kau tau? Mungkin berbeda jika kau disini. Mungkin ku kan lantang bercerita dengan sedikit rasa takut didada. Mungkin ku kan bertanya solusinya. Dan mungkin aku tak setakut ini. Mungkin.. Mungkiin.. Dan mungkin. Hanya itu saja yang bisa ku katakan. 

Kau tau? Kuingin kau salamkan pada Rabbmu, Rabbku, dan Rabb kami bahwa aku ingin terbebas dari segala permasalahan ini, segala beban ini. Kutau ini cobaan, ku tau ini ujian , tapi tolong janganlah diberatkan karena sekuatkuatnya kami dan semampunya kami, kami adalah manusia biasa, yang mana tak ada manusia yang mau mendapatkan hal seperti ini. Tapi kemudian aku tersadar, bahwa Tuhan memberikanku ini karena Tuhan tau aku Mampu.

Lalu, Ku hanya bisa menebak mengapa ini terjadi, mengapa ku alami, dan mengapa kami alami. Mungkin jawabannya adalah karena kami di sayang olehNya. 

Terimakasih dan semoga rasa syukur tetap tercurahkan dari hatiku untukmu dan untuk Rabb kita. 

Komentar